Viral! Kades Birit Klaten Angkut Peti Mati Pakai Motor Dinas

Okezone
 Okezone - Tue, 20 Jul 2021 07:05
 Dilihat: 576
Viral! Kades Birit Klaten Angkut Peti Mati Pakai Motor Dinas

KLATEN - Foto sepeda motor dinas kades di Klaten, Jawa Tengah, mengangkut peti mati kosong viral di media sosial. Setelah ditelusuri, sepeda motor itu rupanya milik Kepala Desa Birit, Kecamatan Wedi, Klaten.

Foto viral itu kali pertama diunggah akun Facebook Tuginem Spd di grup ISK Info Seputar Klaten, Senin (19/7/2021). Foto itu memperlihatkan sepeda motor matik merah berpelat merah yang mengangkut peti mati putih. Sepeda motor itu tampak terparkir di halaman.

Dalam keterangan foto diketahui bahwa sepeda motor yang mengangkut peti mati itu adalah kendaraan dinas Kades Birit, Klaten. Sang kades memang sengaja membeli peti mati itu untuk salah seorang warganya yang meninggal.

(Baca juga: Ganjar Keliling Kampung Ingatkan Prokes saat Penyembelihan Hewan Kurban)

"Sekilas ini hanyalah foto biasa. Aku lihat unggahan seorang teman di laman Facebook nya. Tertarik dengan platnya, aku bertanya padanya dan kisah di balik foto ini. Ini motor Pak Lurah Birit. Ada salah satu warga beliau yang meninggal dunia. Karena sulitnya mencari peti jenazah beliau putar-putar cari toko dengan hanya menggunakan motor dinasnya. Alhasil, ketika beliau mendapatkan toko, beliau memutuskan untuk langsung membawanya sekalian. Pengabdian totalitas tanpa batas. Salutsemoga semua kepala desa memiliki jiwa seperti ini. Salam hormat saya Pak LurahTerimakasih sudah memberikan teladan yang baik bagi masyarakat," demikian keterangan pada foto viral tersebut.

Saat dimintai konfirmasi, pemilik akun Tuginem menceritakan foto yang dia posting itu berasal dari temannya.

"Itu awalnya yang posting teman saya. Terus saya tanya latar belakangnya, ternyata ada warga yang meninggal dan masyarakat sudah mencari peti kesana kemari habis semua, " sebut Tuginem.

(Baca juga: Istri Berhasil Kabur dari Suaminya yang Ngamuk, tapi 2 Anaknya Terkunci)

Tuginem menambahkan, Kades Birit itu mencari peti mati sampai ke Pasar Kembang di Kecamatan Kemalang dari wilayah Wedi yang jaraknya sangat jauh.

"Padahal kan Birit itu di Kecamatan Wedi, sampai cari di Kemalang itu sangat jauh. Lega sudah dapat peti itu beliau langsung bawa sendiri supaya tidak kelamaan dan ternyata uang untuk beli peti itu katanya adalah uang pribadi," sambung Tuginem.

Sumber: Okezone